oleh

Terima Sertifikat Tanah Secara Gratis, Warga Pallangga Gowa Ucapkan Terima Kasih

Kabarliputan.com Gowa – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Bidang Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapatkan nilai manfaat yang luar biasa dari masyarakat. Salah satunya bagi masyarakat di Kec. Pallangga, Kab. Gowa.

Salah satu warga Desa Julu Pamai, Kec. Palangga, Muliati (49) menyampaikan ucapan terima kasih atas sertifikat tanah yang telah diterima secara gratis. Sebelum diserahkan sertifikat tanah ini secara resmi, terlebih dahulu telah dilakukan pengukuran batas tanah.

“Kami terima sertifikat ini sekitar tiga bulan setelah di ukur. Terima kasih banyak untuk pemerintah,” ucap Muliati di sela-sela Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat yang dirangkaikan dengan Pencanangan Zona Integritas di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Prov. Sulsel, di Gelanggang Tennis Indoor, Telkomsel, Jln. AP. Pettarani, Makassar, Senin (2/12/2019).

Kementerian ATR/BPN memberikan sebanyak 755 sertifikat tanah kepada penerima di Kab. Gowa dari 3.000 sertifikat yang diberikan di wilayah Sulsel. Penyerahan dilakukan oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Himawan Arief Sugoto dan Kepala Kantor Wilayah BPN Sulsel Dadang Suhendi. Dihadiri Wakil Bupati Gowa H. Abd. Rauf Malaganni bersama seluruh pimpinan Forkopimda Gowa.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa Kabupaten/Kota yang menerima sertifikat tanah dalam program PTSL antara lain Kota Makassar, Kab. Gowa, Takalar, Maros, Pangkep, Enrekang, Luwu Timur, Sidenreng Rappang, Wajo, Tanah Toraja, Pinrang, Luwu Utara, Jeneponto, Barru, Bantaeng, Luwu, Soppeng, Bone, Toraja Utara, Kepulauan Selayar, Sinjai, Kota Palopo, Bulukumba, Kota Parepare.

Foto: Nampak Suasana Saat Penyerahan Sertifikat Tanah, Bertempat Di Gelanggang Tennis Indoor, Telkomsel, Jln. AP. Pettarani, Makassar (2/12).

Lanjut, Murniati mengaku bahwa sertifikat tanah tersebut ia terima setelah 15 tahun menempati bidang tanah berupa rumah tersebut, hal ini telah di nantikan sejak lama. “Setelah 15 tahun baru memiliki sertifikat, sebelumnya saya hanya punya hak jual beli,” ungkapnya.

Sementara itu, Sangkala Rala warga Pallangga sebagai perwakilan penerima di Kab. Gowa mengatakan bahwa sertifikat tanah ini sangat bermanfaat bagi dirinya. Selain karena bidang tanah yang dimilikinya telah memiliki legalitas hukum, sertifikat tanah ini juga dapat digunakan untuk jaminan modal usaha.

“Beberapa penerima menggunakan sertifikat tanahnya untuk mengambil pinjaman di bank sebagai modal usaha. Hal ini dapat memberikan manfaat bagi kita, apalagi masyarakat yang ekonominya kecil,” ucap Sangkala Rala.

Wakil Bupati Gowa, H. Abd. Rauf Malaganni mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan BPN Kabupaten Gowa sepanjang 2019 ini pihaknya telah membagikan sertifikat tanah di delapan Desa di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Pallangga dan Kecamatan Bontonompo.

“Dengan pemberian sertifikat tanah ini maka masyarakat telah memperoleh hak legalitas dari kepemilikan tanahnya yang kemudian bisa mereka gunakan sebagaimana mestinya. Seperti jika ingin digunakan untuk pengajuan bantuan modal, termasuk pula menghindari konflik tanah yang biasa terjadi,” tutur Wakil Bupati Gowa.

Abu Bakar selaku Ketua PTSL BPN Gowa menyampaikan bahwa pada 2019 ini pihaknya melakukan pengukuran sekitar 13.000 ribu bidang tanah, hanya saja yang memenuhi syarat untuk diterbitkan sertifikat tanahnya sebanyak 8.000 sertifikat. Sementara pada 2020 ini ditargetkan sekitar 25.000 sertifikat akan diberikan kepada masyarakat di empat Kecamatan, yakni di Kec. Pallangga, Bontonompo Selatan, Bajeng dan Bontonompo.

“Khusus untuk 755 sertifikat yang di bagikan hari ini adalah penerima dari Desa Julu Pamai, Kecamatan Pallangga,” terang Abu Bakar.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan bahwa program Kementerian ATR/BPN sangat memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat, utamanya kepada masyarakat kecil. “Kerja pihak BPN ini sangat luar biasa, hal ini harus kita apresiasi. Terima kasih atas program PTSL karena ini sangat dirasakan masyarakat kami di wilayah Sulsel,” jelasnya.

(Red. KL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed