oleh

GoWa-MO Sukses Laksanakan Kegiatan Jurnalism To School “Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini”

Kabarliputan.com – Group Wartawan Media Online (GoWa-Mo) sukses menggelar kegiatan Journalism To School, dengan tema “Pengembangan Kreatifitas Anak Usia Dini”. Kegiatan dilaksanakan di Sekretariat GoWa-MO, Jl Tumanurung Raya No. B 28, Pandang Pandang, Kab. Gowa, Sabtu (30/3/2019) pagi tadi.

Dukungan orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat memicu seorang anak untuk mengembangkan kreativitasnya dalam pendidikan usia dini. Melalui dorongan dan motivasi orang tua dapat membuat anak merasa tenteram dan optimis menjalankan aktifitasnya dalam dunia pendidikan.

Ratusan anak yang hadir sebagai peserta dikegiatan Journalism To School ini berlomba menunjukkan kreativitasnya. Para orang tua nampak begitu antusias mendaftarkan dan mendampingi anaknya dalam memeriahkan lomba kolase ini. Kekompakan antara ibu dan anak itu terlihat saat menghias gambar.

Melalui kerja sama antara ibu dan anak ini akan menciptakan keakraban diantara mereka, terutama melalui komunikasi yang mereka bangun. Tawa dan canda juga terlihat saat mereka berdiskusi untuk menentukan gambar yang terlebih dahulu ingin dihiasinya.

Ketua Umum DPP GoWa-MO, Syafriadi Djaenaf menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka bentuk perhatian jurnalis terhadap pendidikan di Kabupaten Gowa. “Sudah seharusnya organisasi jurnalis mendukung program-program di setiap daerah”, ujarnya.

“Kegiatan ini tak lain untuk membantu dan mewujudkan keinginan Pemerintah Kabupaten Gowa menjadi kabupaten pendidikan pertama di Indonesia. Jadi kegiatan ini sebagai bentuk perhatian kita terhadap pendidikan di Gowa”, tutur Dg Mangka.

Ketua Umum DPP GoWa-MO yang akrab di sapa Pak Ketua, lanjut mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini akan dilakukan di kabupaten/kota lainnya di Sulsel. “Pengembangan kreativitas anak harus di lakukan sejak dini sehingga kelak dapat menjadikan sumber daya manusia potensial dan berkemajuan kedepannya”.

“Olehnya itu, kegiatan tersebut tidak sampai disini saja, namun kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di daerah lain sehingga anak mulai usia dini bisa mengembangkan potensi maupun kreatifitasnya,” pungkas Syafriadi Djaenaf.

Sementara itu salah satu orang tua siswa, Khadijah mengatakan kegiatan seperti ini seharusnya digelar dua kali setahun untuk menguji dan mengembangkan kreatifitas anak. “Kami sangat berterima kasih kepada GoWa-MO yang telah ikut mendedikasikan diri untuk pendidikan di Butta Bersejarah ini”, ucapnya.

“Kami sebagai orang tua juga sangat bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini, semoga bisa berkelanjutan dan berkesinambungan setiap tahunnya,” jelas Khadijah.

(Red. KL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed