oleh

Buka Workshop ALCACAP, Bunda PAUD Takalar Harap Proses Pembelajaran Perlu SDM Berkualitas Dan Paham IT

KABARLIPUTAN.COM TAKALAR | Dalam mewujudkan satuan pendidikan Non Formal, dalam hal ini lembaga PAUD untuk dapat bersaing di era global, Dinas Pendidikan Kab. Takalar kerjasama dengan PT. Erlangga gelar Workshop Aplikasi Laporan Capaian Perkembangan Anak PAUD (ALCACAP). Kegiatan digelar di Gedung Islamic Center Kab. Takalar, Senin (28/1/2018).

Pelatihan ini dibuka langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Irma Andriani, S.Pi. MM selaku Bunda PAUD Kabupaten Takalar. Dihadiri oleh Ibu Kepala Bidang PAUD Dikmas Dinas Pendidikan Kab. Takalar, para Pengawas PAUD, Ibu Penilik Kab. Takalar, dan bunda Kepala Sekolah Pengelolah PAUD se Kabupaten Takalar.

Dalam arahannya, Hj. Irma Andriani, S.Pi. MM., menyampaikan bahwa bunda-bunda paud selaku kepala sekolah merupakan top manajer dalam melakukan pengelolaan pendidikan yang terencana dengan baik dalam pemenuhan hak-hak anak, karena dilembaga paud merupakan pondasi awal untuk mencetak generasi emas dimasa yang akan datang.

“Olehnya itu, dalam proses pembelajaran dengan pendekatan IT diperlukan SDM yang memiliki kualitas dan tentunya paham dibidang IT agar mampu bersaing di era global sekarang”, tutur Hj. Irma.

Foto: Suasana Workshop ALCACAP Di Gedung Islamic Center Kab. Takalar (28/1).

Lebih lanjut Bunda Paud Kab. Takalar menuturkankan bahwa melalui kegiatan workshop/pelatihan model aplikasi ini diharapkan agar proses pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien.

“Kita harapkan agar anak-anak memiliki mental, moral dan budi pekerti yang handal sebagai nilai-nilai karakter yang berorientasi pada kepentingan hidupnya dan model dengan pendekatan IT ini dapat di implementasikan di lembaga masing-masing secara bersunggu-sungguh”, ujar Hj. Irma.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Takalar, Darwis S.Pd.MM dalam sambutannya mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

“Untuk itu diperlukan model pengembangan pembelajaran yang tepat bagi anak-anak kita. Tujuannya untuk menyamakan persepsi tentang model aplikasi Alcapap yang akan digunakan dalam proses pembelajaran di lembaga PAUD dan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dalam melakukan proses pembelajaran dengan pendekatan IT”, jelas Kadis Pendidikan Kab. Takalar. (Red. KL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *